Wagub Andika: Iklim Investasi di Banten Cukup Kondusif

Share
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy (kedua dari kiri)  ketika menghadiri acara silaturahmi Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Muhamad Herindra dengan jajaran Korem 064 Maulana Yusuf dan pimpinan daerah di Banten di Aula Markas Korem 064/MY, Kota Serang, Kamis (09/11/2017).

SERANG, VERBUMNEWS.COM – Wakil Gubernur  (Wagub) Banten Andika Hazrumy mengungkapkan iklim investasi di Banten selama ini cukup kondusif. Hal itu sangat berpengaruh positif terhadap pembangunan yang dilakukan Pemprov Banten yang pada akhirnya berdampak pada upaya untuk mensejahterakan masyarakat bisa dilakukan sesuai dengan perencanaan.

Dikatakan Andika hal itu tidak akan terwujud jika keamanan daerah di Banten tidak terjaga. Untuk itu Andika mengucapkan teriama kasih kepada aparat keamanan di wilayah Provinsi Banten.

Pernyataan Andika itu disampaikan saat memberikan sambutan pada acara silaturahmi Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Muhamad Herindra dengan jajaran Korem 064 Maulana Yusuf dan pimpinan daerah di Banten di Aula Markas Korem 064/MY, Kota Serang, Kamis (09/11/2017). Hadir pada acara tersebut Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Wali Kota Serang Tb Haerul Jaman dan Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi.

“Pada kesempatan ini saya mewakili Pemprov Banten ingin mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan dalam hal ini jajaran Korem 064/Maulana Yusuf  yang berada di bawah Komando Pangdam III Siliwangi Mayjen Herindra,” kata Andika.

Andika mengatakan, berdasarkan data Bank Indonesia, investasi swasta dalam bentuk proyek swasta seperti pembangunan pabrik di Krakatau Steel Group dan Chandra Asri Petrochemical di Kota Cilegon memberikan gambaran terkait peningkatan minat pelaku usaha untuk melakukan investasi.

Adapun investasi di bidang infrastruktur terlihat dari adanya beberapa proyek pembangunan infrastruktur yang dalam tahap pengerjaan dan pengadaan antara lain jalan tol Serang-Panimbang, tol Kunciran-Serpong, tol Serpong-Cinere dan tol Serpong-Balaraja. Selain itu, proyek infrastruktur lainnya adalah pembangunan Waduk  Sindangheula di Kabupaten Serang dan Waduk  Karian di Kabupaten Lebak.

“Di sektor properti yang kondisinya mulai tumbuh baik setelah sempat lesu selama tiga tahun terakhir juga mendorong pertumbuhan investasi di sektor bangunan. Real Estate Indonesia (REI) wilayah Banten berencana membangun rumah MBR sebanyak 8.000 unit, juga beberapa proyek pembangunan 31 sektor apartemen baru di daerah Tangerang Raya,” katanya.

Lebih jauh Andika  mengatakan berdasarkan  data BPS Banten,  kondisi ekonomi konsumen di Provinsi Banten pada triwulan I 2017 adalah yang terbaik dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia. Hal itu merujuk pada Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Banten pada triwulan I 2017 yang paling tinggi dari provinsi lainnya.

“Menurut BPS, membaiknya kondisi ekonomi konsumen didorong oleh perbaikan pada seluruh variabel pembentuk, yaitu naiknya pendapatan rumah tangga, rendahnya pengaruh inflasi terhadap tingkat konsumsi dan meningkatnya konsumsi bahan makanan, makanan jadi di restoran/rumah makan dan bukan makanan,” papar Andika.

 

Ia menjelaskan, kondisi ekonomi konsumen membaik karena didorong oleh peningkatan pendapatan rumahtangga yang salah satunya berasal dari meningkatnya Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Banten tahun 2017 minimal 8,25%. UMK ini sudah diterima oleh para karyawan/pekerja pada akhir Januari 2017.

Di sisi lain,  terjadi peningkatan jumlah usaha/perusahaan di Banten dari hasil Sensus Ekonomi 2016 (SE2016) yang mencatat bahwa di Banten terdapat 972,8 juta usaha/perusahaan non pertanian. Ini meningkat 14,65% dibandingkan dengan hasil Sensus Ekonomi 2006 (SE06) yang berjumlah 848.500 usaha/perusahaan. “Akibatnya ada sekitar tiga juta pekerja yang terserap dari jumlah usaha/perusahaan yang 972,8 juta itu,” ujarnya.

Sementara itu, Herindra dalam sambutannya mengaku kedatangannya tersebut juga sekaligus ingin berpamitan kepada masyarakat Banten dan jajaran Korem 064/MY serta pemerintahan daerah di Banten, kaitannya akan dirotasinya sejumlah jabatan tinggi di Mabes TNI. “Saya ditarik ke Mabes TNI kembali. Saya sekaligus ingin berterima kasih kepada masyarakat Banten pada kesempatan ini,” katanya.

Herindra memuji bahwa kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Banten telah mendukung upaya aparat keamanan yakni TNI dan Polri di Banten dalam menjaga kondusivitas keamanan di Banten. “Di Banten itu pilkada ya adem ayem saja. Masyarakatnya sudah dewasa,” ujarnya.

Editor: L Dami

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait