Tokoh Muda NU DKI Jakarta Ajak Masyarakat Maafkan Ahok

Share
Sidang kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jl Gajah Mada No 17 Jakarta Pusat.

JAKARTA, VerbumNews.com – Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU)  DKI Jakarta, Taufik Damas, berharap kaum muslim dapat memberikan maaf pada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait ucapan yang diduga menistakan agama.

“Ahok sudah menegaskan permintaan maaf kepada seluruh umat Islam di Indonesia dan bagi kami orang yang sudah minta ya harus dimaafkan,” kata Taufik di sela-sela acara perigatan hari Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H di Kediaman Ketua Umum PPP Djan Faridz, Jakarta, seperti dikutip Antara, Senin (12/12/2016).

Menurut dia, sebagai Muslim sudah sepatutnya memberikan maaf kepada orang yang sudah mengakui salah dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Terlebih, kata dia, sebaik-baiknya orang yang berbuat kesalahan adalah orang yang meminta tegas meminta maaf. Dan itu sudah dilakukan oleh Ahok. Untuk itu dia berharap umat muslim membukakan pintu maaf kepada Ahok.

“Siapa pun manusia tidak ada yang sempurna, pasti manusia itu pernah melakukan kesalahan. Dan sebaik-baik orang yang berbuat salah itu adalah orang menyadari kesalahannya dan kemudian bertobat dan meminta maaf kepada orang yang tersakiti,” ujarnya.

Sementara terkait masalah hukum yang tengah membelit Ahok, ia mendoakan masalah itu cepat selesai dan proses persidangan berjalan dengan aman. Ia pun meminta pada seluruh kalangan dapat menerima apa pun hasil atau keputusan dalam persidangan soal kasus tersebut.

“Soal kasus hukum yang sekarang ini sedang dan akan dialami pak Ahok ya kita doakan bersama-sama semua berjalan dengan aman dan lancar. Apa pun yang terjadi, saya kira masyarakat harus menerimanya,” ujar dia.

Ahok diketahui kembali meminta maaf pada umat muslim mengenai perkara yang tengah disangkakan. Taufik pun mengapresiasi kejantanan Ahok untuk kembali menegaskan permintaan maaf itu.

Editor: L Dami

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait