Siti Aishah: Saya Pikir Itu “Baby Oil”

Share
Siti Aishah asal Kota Serang, Banten, Indonesia, salah satu tersangka pelaku pembunuhan Kim Jong-Nam saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un, di Terminal 2 Bandara Internasional Kuala Lumpur, 13 Februari 2017. (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, VerbumNews.com – Siti Aisah, salah satu tersangka asal Indonesia dalam pembunuhan Kim Jong-Nam mengatakan dia pikir cairan yang digunakan untuk mengusap wajah  Kim Jong-Nam   adalah baby oil.

Siti Aisah juga menyatakan dirinya ditipu untuk melakukan tindakan itu dengan bayaran RM400 (S $ 126) .

“Dia tidak tahu bahwa itu adalah racun,”  kata Wakil Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Andreano Erwin kepada wartawan, Sabtu (25/02/2017) setelah pertemuan 30 menit dengan Siti Aishah.

“Dia bilang dia dibayar RM400 untuk  kegiatan itu. Dia hanya mengatakan secara umum bahwa seseorang telah memintanya untuk melakukan (hal itu) dan dia tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya,”  kata Andreano seperti dikutip New Straits Times (NST).

Wakil Duta Besar juga mengatakan wanita itu sehat secara fisik dan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka.

“Kami tidak melihat efek dari racun. Secara emosional, kita tidak tahu,  dibutuhkan lebih banyak pemeriksaan untuk itu,” katanya.

Dia juga menjelaskan, sidik jari Siti Aishah  telah dikirim ke Indonesia guna mengkonfirmasi  bahwa dia adalah pemilik paspor yang ditemukan pada dirinya.

Pada saat yang sama juga dilaporkan bahwa perwakilan dari Kedutaan Vietnam bertemu tersangka Doan Thi Huong, tetapi mereka menolak untuk berbicara kepada media.

Inspektur Jenderal Polisi Khalid Abu Bakar mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (24/02/2017)  bahwa  zat kimia perusak syaraf   VX   diklasifikasikan sebagai senjata pemusnah massal oleh PBB – ditemukan di penyeka wajah dan mata Kim Jong Nam.

Saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un tewas pada tanggal 13 Februari 2017 lalu di Terminal 2 Bandara Internasional Kuala Lumpur di mana dia akan naik pesawat ke Macau.

Dua wanita mendekatinya dan mengusap racun di wajahnya sebelum dia naik pesawat. Dia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Editor: L Dami

Sumber: straitstimes.com

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait