Samsung Memenangkan Banding Sengketa Hak Paten dengan Apple

Share
Logo 3D Samsung dan Apple yang terlihat dalam gambar ilustrasi ini dibuat di Zenica, Bosnia dan Herzegovina, 26 Januari 2016 lalu. (Foto: Reuters)
Logo 3D Samsung dan Apple yang terlihat dalam gambar ilustrasi ini dibuat di Zenica, Bosnia dan Herzegovina, 26 Januari 2016 lalu. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, VerbumNews.com-Pengadilan Tinggi Amerika Serikat membatalkan putusan Pengadilan Federal di San Jose California yang mewajibkan Samsung membayar US$ 120.000.000 kepada Apple. Dengan adanya putusan tersebut, produsen smartphone asal Korea Selatan itu menang signifikan dalam perseteruan dengan rivalnya Apple berkaitan dengan hak paten.

Pengadilan Banding Amerika Serikat untuk Federal Sircuit di Washington DC, mengatakan Samsung Electronics Co Ltd tidak melanggar hak paten milik Apple terkait “Quick Links,” dan dua hak paten lainnya meliputi “slide-to-unlock” dan fitur “auto-correct” yang dimiliki iPhone. Pengadilan juga mengatakan Apple bertanggungjawab karena melanggar satu hak paten Samsung.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Samsung mengatakan: “Keputusan hari ini adalah kemenangan untuk pilihan konsumen dan menempatkan kembali kompetisi di tempatnya, di pasar, tidak di ruang sidang.”

Namun sebaliknya juru bicara Apple menolak berkomentar.

Apple telah sebagian besar menang, dan pada bulan Desember 2015, Samsung telah membayar Apple sebesar US$ 548.200.000 yang berasal dari kasus paten yang terpisah, di mana Samsung telah mengajukan banding ke Mahkamah Agung Amerika Serikat.
Tiga hakim di Pengadilan Tinggi Federal Sircuit di Washington DC, yang secara khusus menangani persoalan hak paten, Jumat (25/02/2016) secara bulat memutuskan membatalkan tuntutan Apple kepada Samsung untuk membayar sebesar US$ 120.000.000

Putusan Pengadilan Tinggi ini mematahkan putusan Pengadilan Federal di San Jose, California Mei 2014 lalu, yang memerintahkan Samsung untuk membayar $ 119.600.000 kepada Apple karena dinilai telah menggunakan teknologi yang dipatenkan Apple tanpa izin.

Hakim Pengadilan Fedeal di San Jose, California menilai bahwa Samsung terbukti melanggar karena menggunakan hak paten Apple khususnya fitur “Quick Links,” yang memungkinkan perangkat untuk mengenali data pada layar sentuh, seperti nomor telepon, dan link untuk membuat panggilan, mengakibatkan kerugian bagi Apple senilai US$99.000.000.

Sementara pengadilan banding mengatakan bahwa Samsung tidak menggunakan teknologi yang sama untuk mendeteksi link ke data tertentu, sebagaimana dituduhkan Apple.

Editor: L Dami

Sumber: Reuters

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait