Presiden Barack Obama: Serangan Nuklir Teroris Akan “Mengubah Dunia Kita”

Share
Presiden Amerika Serikat Barack Obama
Presiden Amerika Serikat Barack Obama

WASHINGTON DC, VerbumNews.com-Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengatakan, ancaman teroris mencoba untuk meluncurkan serangan nuklir yang akan “mengubah dunia kita” adalah nyata.

Dunia telah melakukan langkah-langkah konkrit untuk mencegah terorisme nuklir. Hal tersebut disampaikan Presiden Barack Obama dalam pertemuan puncak  KTT Keamanan Nuklir di Washington, Jumat (01/04/2016).

Obama mengatakan,  Negara Islam disebut IS  memperoleh senjata nuklir adalah  salah satu ancaman terbesar bagi keamanan global.

Lebih dari 50 perwakilan negara-negara  hadir dalam KTT Keamanan Nuklir tersebut. Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin menolak untuk hadir pada acara puncak.

Perdana Menteri Nawaz Sharif dari Pakistan batal hadir karena adanya kasus pemboman mematikan di Lahore, beberapa waktu lalu.

Obama mengatakan, IS telah menggunakan senjata kimia di Suriah.

“Tidak ada keraguan bahwa jika orang gila ini  memperoleh bom nuklir atau bahan nuklir di  tangan mereka, mereka pasti akan menggunakannya untuk membunuh orang sebanyak mungkin,” katanya.

Menurut Obama,  pertahanan yang paling efektif terhadap terorisme nuklir sepenuhnya mengamankan bahan ini sehingga tidak jatuh ke tangan yang salah di tempat pertama.

Dia mengatakan dunia  harus memiliki  kemajuan dalam memperlambat penimbunan senjata nuklir.

Obama memuji kesepakatan nuklir  dengan Iran, yang telah dikritik oleh Partai Republik dan kelompok lain untuk menyediakan bantuan sanksi. Dia menyebutnya sebagai “sukses besar”.

“Ini merupakan keberhasilan diplomasi yang mudah-mudahan kita akan dapat terjalin  di masa depan,” katanya.

Para pemimpin dunia mengadakan KTT  di Washington untuk menyatakan keprihatinan tentang program senjata nuklir Korea Utara, dan ketidakhadiran Rusia dalam  perjuangan persatuan di seluruh dunia untuk mencegah serangan nuklir.

Editor: L Dami

Sumber: BBC

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait