Keluarga Korban Pesawat M-28 Skytruck Datang ke RS Bhayangkara

Keluarga Korban Pesawat M-28 Skytruck Datang ke RS Bhayangkara

Share
Personel Brimob Polda Kepri mengangkat kantong jenazah yang berisikan barang-barang yang diduga milik korban jatuhnya pesawat M28 Skytruck Pelabuhan Telaga Punggur, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (4/12). Pesawat M28 Skytruck milik Polri yang membawa 13 personel Polri yang terbang dari Pangkal Pinang menuju Batam jatuh di Perairan Senayang Kabupaten Lingga Sabtu (03/12/2016). (Foto: Antara)
Personel Brimob Polda Kepri mengangkat kantong jenazah yang berisikan barang-barang yang diduga milik korban jatuhnya pesawat M28 Skytruck, di Pelabuhan Telaga Punggur, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (04/12/2016). Pesawat M28 Skytruck milik Polri yang membawa 13 personel Polri yang terbang dari Pangkal Pinang menuju Batam jatuh di Perairan Senayang Kabupaten Lingga Sabtu (03/12/2016). (Foto: Antara)

BATAM, VerbumNews.com – Keluarga Bripda Eri, salah seorang penumpang pesawat M-28 Skytruck P-4021 yang jatuh di Perairan Lingga, mendatangi Posko Ante Mortem RS Bhayangkara Polda Kepulauan Riau, Minggu (04/12/2016).

“Kami datang atas nama keluarga untuk mencari informasi dan memberikan data yang dibutuhkan,” kata Asim, sepupu korban yang mendatangi RS Bhayangkara Polda Kepri seperti dikutip Antara, Minggu.

Ia mengatakan terakhir kali bertemu korban saat Lebaran Idul Adha. “Sebenarnya bapaknya mau ke Palembang. Namun ada kejadian ini,” tuturnya.

Menurut Asim, Eri merupakan sosok pendiam, namun aktif di sejumlah organisasi termasuk pramuka. “Dia agamanya juga bagus, prestasi di sekolah luar biasa sehingga dia bisa jadi polisi,” kata Asim.

Ia mengatakan jika nanti Eri sudah ditemukan, ia ingin membawa ke kampung halamannya di Blora, Jawa Tengah.

“Kami berharap segera ditemukan. Jika hal terburuk terjadi, kami akan bawa ke Blora untuk dimakamkan di kampung halaman,” kata dia.

Tiga kantung jenazah korban pesawat Polri yang jatuh di Perairan Kabupaten Lingga Kepulauan Riau, tiba di RS Bhayangkara di Kota Batam untuk diidentifikasi lebih lanjut.

“Tiga kantung itu belum bisa disebut berisi tiga jenazah karena harus diidentifikasi lebih lanjut,” kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP S Erlangga saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon dari Batam, Minggu (04/12/2016).

Editor: L Dami

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait