Inilah Strategi Ampuh Ahok-Djarot dalam Menghadapi Debat Publik

Share
Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) pada saat mengikuti debat publik, di Jakarta, Jumat (13/01/2017) malam.

JAKARTA, VerbumNews.com- Calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan calon wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat,  memiliki strategi ampuh dalam menghadapi debat publik yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.

Satu-satunya strategi itu adalah   transparansi. Menyampaikan kebenaran apa adanya, dan tidak perlu ada yang ditutup-tutupi.

“Strategi kami adalah transparansi. Saya dan Pak Djarot adalah petahana, jadi tidak boleh ada yang ditutup-tutupi,” kata Ahok di sela-sela blusukannya di Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, seperti dikutip Antara, Senin (16/01/2017).

Menurut Ahok, sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur petahana, maka yang harus dilakukan adalah menyampaikan seluruh hasil kerja secara transparan.

Lebih lanjut, calon gubernur bernomor urut dua itu mengungkapkan beberapa hasil kerja yang dapat disampaikan, diantaranya pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dan lain-lain.

“Yang penting transparan. Kita harus berani menyampaikan kebenaran, jangan sampai ada yang ditutup-tutupi. Kuncinya transparansi saja sudah,” ungkap Ahok.

Masa kampanye dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 berlangsung mulai 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017 mendatang. Sedangkan pemilihan akan dilakukan  pada 15 Februari 2017.

Selama masa kampanye, KPU DKI Jakarta menyelenggarakan debat calon kepala daerah DKI Jakarta sebanyak tiga kali, yaitu pada 13 Januari, 27 Januari dan 10 Februari 2017.

Editor: L Dami

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait