Embay Mulya Syarief Terpilih Jadi Pendamping Rano Karno Atas Rekomendasi PPP

Share
Cawagub pendamping Rano Karno untuk maju di Pilgub Banten 2017 H Embay Mulya Syarief
Cawagub pendamping Rano Karno untuk maju di Pilgub Banten 2017 H Embay Mulya Syarief

SERANG, VebumNews.com– Teka-teki  pendamping  incumbent Gubernur Banten Rano Karno untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 15 Februari 2015 mendatang akhirnya terjawab .  Kriteria sosok  pendamping yang selama ini sering disampaikan Rano Karno  ke media yakni birokrat yang bisa bekerja dan paham birokrasi dan bukan politisi ternyata meleset.

Berdasarkan informasi dari sumber   terpecaya VerbumNews.com, di Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PDIP, calon wakil gubernur (Cawagub) pendamping Rano Karno ditentukan oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“DPP PDIP menyerahkan kepada PPP untuk menentukan Cawagub buat Rano Karno karena PPP yang mendeklarasikan koalisi yang pertama. Selain itu jumlah kursi PPP juga siginifikan sehingga kepercayaan itu layak diberikan kepada  PPP,” ujar sumber itu kepada VerbumNews.com, Selasa (20/09/2016) sore.

Menurutnya, Cawagub yang diusulkan PPP adalah tokoh Banten H Embay Mulya Syarief.  Embay Mulya Syarief selama ini tidak mendaftar di parpol mana pun untuk mengikuti seleksi, baik cagub maupun cawagub dalam rangka mengikuti Pilgub Banten  2017 mendatang.

Namun, sumber itu tidak menyatakan secara eksplisit apakah H Embay Mulya Sarif  menjadi Cawagub  pendamping Rano Karno.

“Yang jelas bukan birokrat dan bukan politisi. Dia adalah ksatria Banten, the last samurai,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah itu H Embay Mulya Syarief, sumber itu hanya menjawab: Allahu Akbar.

Sumber itu lebih lanjut menjelaskan,  pilihan Rano Karno terkait kriteria pendamping dari birokrat itu tidak bisa dipenuhi karena PDIP membutuhkan partai lain untuk berkoalisi.

“Sebenarnya kalau ada parpol yang mengusung  figur birokrat yang diinginkan Rano Karno, bisa saja dipenuhi. Sebab, PDIP membutukan parpol lain untuk berkoalisi  sehingga memenuhi syarat mengusung pasangan calon.  Selain itu, sosok  Cawagub itu juga harus memiliki kemampuan untuk  memenuhi kebutuhan logistik Pilgub. Ini bukan mahar, tetapi real cost politik ,” jelasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan rilis yang dikirim DPP PDIP melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen)  Hasto Kristiyanto, bahwa pengumunan pasangan Cagub dan Cawagub dari PDIP untuk seluruh Indonesia, akan dilakukan Selasa (20/09/2016) sekitar pukul 20.00 WIB.

Penulis: L Dami

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait