Dua Saksi Pelapor Kasus Ahok Batal Hadir Karena Sakit dan Meninggal Dunia

Share
Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ketika mengikuti sidang pembacaan putusan sela terkait kasus dugaan penistaan agama yang menjeratnya, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (27/12/2016) lalu.

JAKARTA, VerbumNews.com – Sebanyak dua saksi pelapor kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yakni Muh Burhanuddin dan Nandi Naksabandi batal hadir dalam persidangan karena sakit dan meninggal dunia.

Dalam sidang lanjutan Ahok hari ini beragendakan pemeriksaan enam saksi dari pihak JPU   antara lain Habib Novel Chaidir Hasan, Gus Joy Setiawan, Muh Burhanuddin, Muchsin alias Habib Muchsin Alatas, Syamsu Hilal, dan Nandi Naksabandi.

Namun, dua orang batal hadir dalam persidangkan kali ini, Muh Burhanuddin berhalangan hadir dikarenakan sakit sementara Nandi Naksabandi dikabarkan sudah meninggal dunia pada 7 Desember 2016 lalu.

Sementara dalam pemeriksaan  Gus Joy Setiawan, saksi pelapor yang didatangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang perkara dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama  alias Ahok mengakui sempat berafiliasi dengan salah satu cagub-cawagub DKI Jakarta.

“Karena saya fokus dengan kasus ini (penisataan agama atas terdakwa Ahok), jadi saya tutup komunikasi tersebut,” kata Gus Joy di hadapan majelis hakim Pengadilan Jakarta Utara, di Auditorium  Kementerian Pertanian, Jakarta, seperti dikutip Antara, Selasa (03/01/2017).

Dalam persidangan, tim kuasa hukum Ahok menyatakan bahwa sesuai dengan video dari Youtube yang dipublikasikan pada 30 September 2016, diketahui saksi Gus Joy mendeklarasikan dukungan kepada Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni (pasangan cagub dan cawagub nomor urut 1 DKI Jakarta).

Saksi Gus Joy kemudian diketahui sebagai Koordinator Koalisi Advokat Rakyat yang mendukung pasangan tersebut. Selanjutnya diketahui bahwa Gus Joy melaporkan Ahok ke Bareskrim Polri atas kasus dugaan penistaan agama pada 7 Oktober 2016.

Atas dasar itu, tim kuasa hukum Ahok merasa pesimistis  Gus Joy bisa memberikan kesaksiannya secara objektif. “(Saya) yakin masih bisa objektif dan sangat objektif karena ini menyangkut agama yang saya anut,” ucap Gus Joy.

Editor: L Dami

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait