Donald Trump Sebut Penentang Hubungan Baik dengan Rusia sebagai Orang “Bodoh”

Share
Presiden AS terpilih Donald Trump (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan). (Foto: AFP)

WASHINGTON, VerbumNews.com-Presiden AS terpilih, Donald Trump memposting sejumlah rangkain cuitan (tweet) yang isinya mengutuk orang-orang yang menentang hubungan baik dengan Rusia. Trump menyebut para penentang hubungan baik dengan Rusia tersebut sebagai orang bodoh.

Trump berjanji akan bekerjasama dengan Rusia guna memecahkan masalah dan isu-isu dunia. Pernyataan Trump ini muncul setelah adanya laporan intelijen AS yang mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah mencoba membantu kemenangan Trump dalam pemilu presiden 2016.

Trump mengatakan Demokrat yang harus disalahkan karena “kelalaian” mereka sehingga server mungkin di-hack.

Dalam serangkaian cuitan  pada hari Sabtu (07/01/2017), Trump mengatakan bahwa memiliki hubungan yang baik dengan Rusia adalah “hal yang buruk” dan “hanya orang ‘bodoh’, atau orang-orang bodoh, akan berpikir bahwa itu adalah buruk!”

Dia menambahkan bahwa Rusia akan lebih menghormati AS ketika ia menjadi presiden. Trump juga berulang kali mempertanyakan klaim intelijen AS yang menyatakan bahwa Rusia melakukan hacking kampanye pemilu.

Dia merujuk pada Komite Nasional Demokrat yang account email di-hack selama kampanye pemilu.

Setelah diberikan pengarahan oleh kepala intelijen AS, pada hari Jumat (06/01/2017), Presiden AS terpilih Donald Trump menolak untuk menyebut Rusia. Namun, ia mengatakan, menghormati pekerjaan dan layanan yang dilaukan oleh orang-orang dalam komunitas intelijen AS.

Editor: L Dami

Sumber: BBC

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait