Densus 88 Tangkap Terduga Otak Bom Samarinda

Share
Bom meledak di depan Gereja Oikumene di Kota Samarinda, Minggu (13/11/2016) pagi sekitar pukul 10. 15 WITA, yang menyebabkan empat korban luka bakar dan salah satu diantaranya meninggal dunia.
Bom meledak di depan Gereja Oikumene di Kota Samarinda, Minggu (13/11/2016) pagi sekitar pukul 10. 15 WITA, yang menyebabkan empat korban luka bakar dan salah satu diantaranya meninggal dunia.

SAMARINDA, VerbumNews.com – Detasemen Khusus (Densus) 88 dan personel Polres Penajam Paser Utara menangkap terduga otak peledakan bom di Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

“Satu orang terkait ledakan bom di Gereja Oikumene ditangkap di Penajam Paser Utara,” kata Kapolresta Samarinda Kombespol Setyobudi Dwiputro, seperti dikutip Antara, Jumat (18/11/2016).

Terduga otak peledakan bom di Gereja Oikumene itu memiliki inisial Jo. Dia ditangkap di Jalan SMP 5, Desa Girimukti, Kebupaten Penajam Paser Utara, Jumat siang.

“Saya belum tahu apakah dia terduga otak peledakan atau bukan, sebab belum dilakukan pemeriksaan. Tapi, memang betul jika ada satu orang ditangkap di Penajam Paser Utara, terkait bom di Gereja Oikumene,” jelas Setyobudi.

Menurut Setyabudi, Jo akan dibawa ke Samarinda, untuk diperiksa. “Masih akan diperiksa, kemudian dicocokkan keterangannya dengan hasil pemeriksaan terhadap pelaku dan aksi-saksi lainnya yang diamankan di Samarinda. Informasi,” ujar Setyobudi.

Bom meledak di Gereja Oikumene di Kota Samarinda, Minggu (13/11/2016) pagi sekitar pukul 10. 15 WITA, menyebabkan lima orang terluka, empat diantaranya menderita luka bakar serius dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah IA Moeis Samarinda Seberang.

Salah satu korban adalah balita Intan Olivia Marbon (2,5). Keesokan harinya Intan meninggal dunia akibat luka bakar yang membengkakkan paru-parunya setelah menghirup asap saat ledakan bom di gereja itu.

Pelaku pemboman bernam Juhanda ditangkap warga saat hendak melarikan diri dengan berenang di Sungai Mahakam.

Editor: L Dami

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait