Cawagub Andika Hazrumy Berjanji Gratiskan Biaya Pendidikan Tingkat SLTA

Share
Calon wakil gubernur (cawagub) nomor urut 1 Andika Hazrumy tampak akrab bersalaman dengan warga ketika berkunjung ke Kramatwatu, Kabupaten Serang, Jumat (04/11/2016).
Calon wakil gubernur (cawagub) nomor urut 1 Andika Hazrumy (kanan)  tampak akrab bersalaman dengan warga ketika berkunjung ke Kramatwatu, Kabupaten Serang, Jumat (04/11/2016).

SERANG, VerbumNews.com– Calon wakil gubernur (cawagub) Banten nomor urut 1, Andika Hazrumy  berjanji akan  menggratiskan pendidikan Sekolah Lanjutan Atas (SLTA) dalam hal ini   SMA, SMK dan Madrasah  Aliyah.  Langkah tersebut, kata Andika merupakan program utama pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) sebagai upaya menuntaskan  program wajib belajar 12 tahun.

“Langkah ini sudah dikaji. Dengan potensi APBD kita, Banten sangat mampu menggratiskan sekolah tingkat SMA yang nota bene merupakan  kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Banten sebagaimana yang diatur oleh UU Nomor 23 tahun 2015,” ujar Andika di sela-sela  pertemuan dengan masyarakat di Kramatwatu, Kabupaten Serang, Jumat (04/11/2016).

Andika menjelaskan, sejauh ini  APBD Banten yang mencapai hingga Rp9 triliun lebih dinilai belum bisa mengalokasikan 20 persen untuk biaya pendidikan. Padahal melihat kemampuan daerah, Pemprov Banten mestinya sudah bisa menerapkan sekolah gratis.

“Angka partisipasi sekolah masyarakat Banten masih rendah. Hal ini karena masyarakat bermasalah  dengan biaya. Oleh karena itu, kami (WH-Andika) sepakat menggratiskan biaya pendidikan dan kesehatan di Provinsi Banten. Jadi tidak ada lagi keluhan orang tua  terkait biaya sekolah SMA mahal,” tegasnya.

Sementara perihal sekolah tingkat SD dan SMP, Andika menegaskan, bakal membangun komitmen dengan pemerintah kabupaten/kota untuk ikut menyukseskan program wajib belajar minimal 12 tahun. “Kami juga membuat kesepakatan dengan kabupaten/kota agar mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari jumlah APBD-nya,”tuturnya.

Menurut Andika program wajib belajar minimal 12 tahun dan sekolah gratis untuk tingkat SMA sebagai salah satu upaya persiapan  SDM Banten menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Bahkan kata Andika, menyusul pemberlakuan MEA, pasangan WH-Andika berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian SDM Banten sesuai dengan standar MDG’S agar siap menghadapi MEA.

“Ini adalah komitmen kami (WH-Andika) untuk menciptakan SDM yang berdaya saing,” tandasnya.

Editor: L Dami

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait